Jum’at pagi: Belajar Bahasa

Belajar BahasaJum’at pagi bagi santri PPMI Assalaam Sukoharjo Surakarta adalah melatih diri dalam percakapan bahasa Arab dan Inggris. Kegiatan ini berlaku bagi seluruh santri baik putra maupun putri. Kegiatan disebut sebagai muhadatsah atau conversation. Pasangan bagi kegiatan ini adalah pemberian kosa-kata baru dalam bahasa Arab dan Inggris yang dilakukan oleh bagian penggerak bahasa OP3MIA (Organisasi Pelajar PPMI Assalaam). Acara ini diawasi langsung Ustadz dan Ustadzah sehingga santriwan/wati merasa diperhatikan dan lebih serius mengikutinya.

Tasyji\'ul Lughoh santriwan

Pemberian kosa kata baru lewat ‘Tasyji’ul lughoh’

Menurut ketua bagian Bahasa OP3MIA Putra, Galang Taufani (santri kelas XI IPA SMA), bahwa kegiatan ini memang dilakukan dalam rangka menumbuhkan rasa percaya diri dalam berbahasa. Sebagai penanggung jawab di kalangan santri, Mas Galang selalu menggunakan bahasa resmi khususnya bahasa Arab ketika bercakap-cakap termasuk ketika memberikan instruksi kepada rekan2nya. Ketika bertemu ustadznya pun dia langsung bertanya,”Kaifa Lughotunaa yaa Ustadz…

Ketua bagian Bahasa OP3MIA 2007/2008Lebih jauh, santri yang memiliki penampilan kalem ini berobsesi, agar kelak bahasa di Assalaam bisa lebih gairah tidak hanya sebatas pada hari-hari ketika adik2 melaksanakan muhadatsah saja. Upaya ini dia lakukan bersama seluruh rekan2nya di bagian bahasa yang seluruhnya santri kelas IPA SLA (MA/SMA/SMK) di PPMI Assalaam.

Emang sih, kita punya kendala berat dalam menegakkan peraturan berbahasa di PPMI Assalaam ini, antara lain adalah karena kita menginduk ke Departemen Pendidikan Nasional dan Depag, maka di sana harus kita pelajari beragam mata pelajaran yang masih menggunakan bahasa Indonesia, “masak kita belajar mapel Bahasa Indonesia pakai bahasa Arab atau Inggris.. he he🙂,” selorohnya..

Kendala ini memang ringan bagi santri yang masuk kelas Internasional, karena hampir semua mapel bahasa pengantar menggunakan bahasa Inggris untuk Mapel Umum dan bahasa Arab untuk Mapel Agama.

Walaupun bahasa harian santri masih lebih didominasi bahasa Indonesia, bahkan ada yang Jawa, malah santri yang berasal dari luar Jawa sangat senang bisa mempelajari bahasa Jawa dan langsung bertemu native speakernya. Pondok Modern Gontor adalah salah satu rujukan PPMI Assalaam dalam menumbuhkan minat santri dalam mempraktekkan bahasa Arab dan Inggris. Hal ini telah Assalaam lakukan dengan mengirimkan beberapa pengasuh santri yang keseluruhannya para pengabdian (alumni yang mendedikasikan dirinya untuk Ma’had) ke Gontor untuk melihat langsung metode mengajarkan bahasa yang efektif bagi para santri.

Ada hal yang menarik di sela2 kegiatan bahasa, bagian LKDK (Kemanan) OP3MIA yang juga ikut dalam ajang latihan berbahasa melakukan sidak terhadap rambut santri satu/satu. Santri yang setelah dilihat dari dekat, ternyata rambutnya tampak panjang atau tidak rapi segera dirapikan oleh bagian LKDK OP3MIA putra denganlangsung mencukur di tempat dengan gunting. Lebih2 di hari Jum’at, hari yang merupakan libur resmi lembaga Islam semisal PPMI Assalaam, maka mencukur rambut merupakan ibadah.

Potong rambut biar rapi

Kakak rapikan ya Dik, biar tambah cakep and lancarin otak buat belajar

Kegiatan serupa juga ada di kalangan santriwati yang juga dimotori bagian penggerak bahasa OP3MIA Putri dengan bimbingan ustadzah Isti’anah.

muhadatsah_pi3.jpg

Muhadatsah antar santriwati yang dipandu Bag Penggerak Bahasa OP3MIA

Kegiatan di santriwati seperti yang pernah kita liput di waktu lain…Muhadatsah Santriwati

Di era TIK saat ini, peran bahasa asing sangatlah signifikan. Orang yang tidak memiliki koleksi bahasa selain bahasa ibunya, bisa dipastikan akan tertinggal dan menjadi tamu di rumah sendiri. Semoga pihak-pihak yang berkompeten dalam menumbuh-kembangkan pendidikan khususnya bahasa di negeri ini bisa memberikan andil yang lebih membumi, karena kalau tidak maka perang bisnis yang mengatasnamakan kemajuan peserta didik tanpa melihat hasil nyatanya di lapangan akan semakin menjamur. Peran media yang justru kadang menjungkirbalikkan bahasa yang baku, sudah saatnya dikembalikan kepada bahasa yang baik dan benar.

Mari kita gunakan bahasa dengan baik dan benar…

Majulah…Santri Assalaam kita…..[]

Satu Tanggapan

  1. seep gitu donk biar bahasa kita maju hidup ASSALAAM !!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: