Munawir Yusuf

Menuju Pendidikan Yang Berwawasan Masyarakat Madani

By | February 7, 2015

Kritik keras tentang praktik pendidikan yang dianggap mengarah kepada ‘dehumanisasi’ manusia,  sebagaimana dilontarkan oleh Freire, Paulo; Illich, Ivan; dan Fromm, Erich (1997), perlu direspon secara kritis. Menurut mereka praktik pendidikan yang ada cenderung mengatur kehidupan orang,  terjadi penindasan antara guru (sebagai penguasa) dan peserta didik (sebagai yang dikuasai), terjadi  penjinakan (dalam bahasa Freire), dan karenanya arah dan praktik pendidikan harus diubah. Respon Mezirow (dalam Azra, 2002), terhadap kritik pendidikan tersebut adalah perlunya mengubah paradigma pendidikan menuju humanisasi pendidikan. Dalam teorinya tentang Transformation of Pedagogy, menghendaki agar ada cara kritis untuk menghadapi kendala reformasi pendidikan menuju ‘humanisasi’ pendidikan, ialah dengan melakukan perubahan. Ia percaya transformasi pendidikan akan terjadi jika mereka meyakini bahwa ‘perubahan’ adalah kata kunci untuk mencari cara baru
dalam mengatasi persoalan pendidikan. Dengan melihat karakteristik masyarakat madani, yaitu (1) kesukarelaan, (2) keswasembadaan, (3) kemandirian tinggi terhadap Negara, dan (4) kepatuhan terhadap nilai-nilai hukum yang dipatuhi bersama, mungkin akan mampu mendorong arah perubahan pendidikan menuju Indonesia yang lebih baik. Selengkapnya MENUJU-PENDIDIKAN-YANG-BERWAWASAN-MASYARAKAT-MADANI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: