Pengantar Redaksi

Pengantar Redaksi

Pondok  Pesantren  Modern  Islam  Assalaam  telah  berdiri  33  tahun  yang  lalu.  Seiring  perjalanan  waktu, dari pesantren ini telah lahir para akademisi yang ahli di bidangnya. Begitu pula, komitmen Yayasan untuk memberikan  kesempatan  kepada  tenaga  pendidik  untuk  melanjutkan  studi  sampai  ke  jenjang  doctoral memberikan  dinamika  intelektual  yang  khas  di  lingkungan  pesantren.  Dunia  pesantren  telah  mengalami keterbukaan terutama dalam ranah keilmuan. Budaya akademis yang berkembang di pesantren tidak hanya berbasis pada khasanah pendidikan atau Fikih klasik tetapi  juga  merambah perkembangan pendidikan dan pemikiran  Islam  kontemporer .  Oleh  karena  itu,  dinamika  intelektualitas  yang  berkembang  tersebut  perlu diwadahi  dalam  bentuk  Jurnal  Ilmiah  Pesantren  yang  akan  mengabadikan karya-karya intelektual yang berkaitan dengan dunia pesantren.

Jurnal  Ilmiah  Pesantren  digagas  untuk  mengabadikan karya-karya  intelektual  yang  berporos  pada tiga paradigma intelektual. Pertama,  hasil-hasil penelitian yang berkaitan dengan pesantren baik dari segi pendidikan,  politik,  sosial  dan  sebagainya.  Kedua,  penelitian-penelitian  yang  berkaitan  dengan  khasanah keislaman  yang  menjadi kajian  serius  di  lingkungan  pesantren  seperti  bahthsul  masâil,  kajian  fatwa,  dan sebagainya.  Ketiga,  penelitian-penelitian  yang  berkaitan  dengan  pemikiran-pemikiran  para  tokoh  yang secara  konsisten  mengabdikan  dirinya  di  dunia  pesantren. Pada edisi pertama ini, Jurnal Ilmiah Pesantren mempersembahkan lima hasil penelitian. Penelitian Munawir Yusuf, menggagas tentang Pendidikan yang berwawasan Masyarakat Madani. Dosen Universitas Sebelas  Maret  (UNS)  ini  dalam  penelitiannya,  ingin  mengembalikan  kecenderungan  pendidikan  yang mengarah  kepada  “dehumanisasi”  manusia  menuju  pendidikan  yang  mampu  mendorong  “humanisasi” pendidikan. Paradigma masyarakat madani menjadi kerangka teori  sebagai  lokomotif  menuju pendidikan yang  humanis.

Abdullah  Ali,  Doktor  di  bidang  Pendidikan  di  Universitas  Muhammadiyah  Surakarta,  mengkaji tentang  nilai-nilai  Multikultural  dalam  pendidikan  di  Pondok  Pesantren  di  Indonesia.  Abdullah  Ali membuktikan bahwa pesantren merupakan lembaga yang memberikan peluang lahirnya multikulturalisme sehingga  berkorelasi  dengan  kebhinekaan Indonesia.
Penelitian  Asyhuri  menyoroti  tentang  Kurikulum  berbasis  talenta  (Passion)  di  PPMI  Asssalaam. Penelitian yang menggunakan analisis deskriptif interpretatif ini fokus pada kajian tentang kurikulum dan pengembangannya, model pembelajaran dan evaluasinya. Dengan penelitian ini  dapat di diverifikasi model pembelajaran yang efektif atau top down tanpa inovasi.

Penelitian lebih lanjut ditulis oleh Elly Damaiwati dengan  mengambil  tema  Kajian  Kritis  tentang  Pembinaan  Santri  yang  Berorientasi  pada  Prestasi  yang Unggul dan Kompetitif. Penelitian ini  menekankan variabel-variabel yang dapat meningkatkan keunggulan SDI dan tetap eksis di tengah-tengah globalisasi. Penelitian ini menjadi penting sebagai bahan baku dalam penyusunan  perencanaan  pendidikan  yang  berorientasi  mutu  dan  keunggulan. Tulisan terakhir  tentang  Rekonsiliasi Fatwa dan Politik Keagamaan di Indonesia  yang ditulis oleh Kadarusman.  Kandidat  Doktor  pada  UIN  Sunan  Kalijaga  Jogjakarta  ini  menggagas fatwa  sebagai  media rekonsilisiasi  keagamaan dan politik yang pada era  reformasi  ini,  negara Indonesia  banyak diwarnai dengan berbagai  konflik  keagamaan  dan  politik  seperti  fenomena  separatisme  atas  nama  agama,  terorisme  dan sebagainya.
Berbagai  tema  penelitian  di  atas  merupakan  ikhtiar  akademik  untuk  menjembatani  kegelisahan akademis  tentang  peran  dunia  pesantren  di  kancah  nasional  bahkan  internasional.  Pada  edisi  berikutnya, Jurnal  Ilmiah  Pesantren  menunggu  karya-karya  hasil  penelitian  para  pembaca  yang  budiman  untuk menyiarkan hasil penelitiannya melalui jurnal ini. Kami menunggu tulisan pada edisi kedua paling lambat pada  bulan  Maret  2015

Jurnal Ilmiah Pesantren Terbit secara teratur dua kali dalam setahun pada bulan Januari – Juni dan Juli – Desember

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: